Hidup semakin keras. Harga kebutuhan semakin meningkat. Sedangkan gaji naiknya merangkak, pelan, bahkan tak pasti. Banyak para karyawan, PNS, Mahasiswa kemudian mencari bisnis sampingan unhtuk menambah penghasilan. Seminar bisnis ramai didatangi peserta. Forum bisnis ada dimana-mana hingga forum kecil kelas angkringanpun tak mau ketinggalan. Senua asyik ngobrol bisnis sampingan.
Salah satu bentuk bisnis sampingan yang cukup digandrungi adalah dengan berjualan. Ada yang jualan online, offline, tradisional, modern, dan lain-lain. Bagaimanapun berjualan adalah salah satu alternatife terbaik bisnis sampingan. Dan namanya bisnis sampingan, tentu kita maunya yang tidak banyak menyita waktu, untung geden syukur lebih besar dari gaji.
Jika kita browsing bisnis sampingan di google, maka banyak sekali jenis bisnis alternatif yang ditawarkan. Tetapi hati-hati jangan sampai kita terjebak dalam bisnis “jika”. Bisnis sampingan yang ditawarkan begitu menggiurkan. Dengan modal hanya sekian ratus ribu, kita dijanjikan berpeluang mendapatkan keuntungan jutaan dalam sebulan. Ini adalah salah satu contoh screenshoot yang menawarkan bisnis “jika”.
Sebenarnya tidak masalah bisnis “jika”, “seandainya” asalkan masih dalam taraf realistis. Maka lebih selektiflah lita memilih bisnis sampingan sehingga “jika” dan “seandainya” nya realistis untuk dilakukan.O..berarti anda tidak optimis. Bukan tidak optimis tetapi realistis. Sehingga apa yang kita lakukan betul-betul dalam jangkauan daya nalar kita. Jangan sampai dalam merealisasikan “jika” dan “seandainya” itu kita justru mengambil waktu-waktu pokok kita. Pekerjaan pokok berantakan dan “jika” tak jadi kenyataan






