Cari Blog Ini

Jumat, 08 April 2016

5 KEGELAPAN DAN 5 CAHAYA (2) DOSA

Kedua : Dosa itu Gelap dan Cahayanya adalah Taubat

"Setiap anak Adam sering melakukan dosa dan sebaik-baiknya orang yang melakukan dosa adalah orang-orang yang bertaubat". (HR. Ibnu Majah, no. 4251)

Tidak bisa dipungkiri bahwa manusia tidak akan luput dari kesalahan. Manusia tidak akan terhindar dari perbuatan dosa. Dalam bermuamalah dengan sesama tentunya kita sering melakukan kesalahan. Kesalahan-kesalahan itu akan terus bertumpuk menutupi kita jika kita tidak mau memohon maaf dan bertaubat kepada Allah. Mungkin kesalahan itu kecil. tetapi jika kesalahan, dosa yang kecil itu tidak kita iringi dengan taubat, maka kesalahan akan menjadi besar dan dan menjadi sumber kegelapan dalam kehidupan kita. Jangan pernah meremehkan dosa-dosa kecil karena ketika sudah menumpuk niscaya akan membinasakan kita. Rasulullah SAW. bersabda,

“Berhati-hatilah kalian terhadap dosa kecil, sebab jika ia berkumpul dalam diri seseorang akan dapat membinasakannya.”
(HR ahmad dan Thabrani dalam Al Awsath)

Jika dosa kecil saja bisa membinasakan kita apalagi dosa besar. tentunya akan lebih cepat membinasakan kita jika kita tidak segera bertaubat kepada Allah SWT. Hal-hal yang membuat dosa kecil kita membinasakan kita antara lain,

Di lakukan terus menerus tanpa diiringi dengan taubat kepada Allah

Di anggap remeh

Rasulullah SAW bersabda

Sesungguhnya kalian semua melakukan suatu perbuatan yang kalian pandang lebih kecil dari pada biji gandum padahal di masa Nabi saw kami menganggapnya sebagai sesuatu yang dapat membinasakan. “(HR Al-Bukhari)

Senang dan bangga atas dosa yang dilakukan

Banyak diantara manusia merasa bangga dengan kemaksiatannya. Diceritakan kemaksiatannya seolah-olah bahwa dia melakukan sesuatu yang hebat. dan ini jelas dilarang oleh agama yang mulia ini.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Semua umatku akan diampuni, kecuali orang yang terang-terangan melakukan maksiat. Termasuk bentuk terang-terangan maksiat, seseorang melakukan maksiat di malam hari, Allah tutupi sehingga tidak ada yang tahu, namun di pagi hari dia bercerita, ‘Hai Fulan, tadi malam saya melakukan perbuatan maksiat seperti ini..’Malam hari Allah tutupi kemaksiatanya, pagi harinya dia singkap tabir Allah yang menutupi maksiatnya. (HR. Bukhari 6069 & Muslim 7676)

Dan tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mendapat ampunan Allah kecuali dengan taubatannasuha.

فمن تاب من بعد ظلمه وأصلح فإن الله يتوب عليه , إن الله غفور رحيم

Artinya: Maka barangsiapa bertaubat (di antara pencuri-pencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS Al-Maidah : 39)

maka tidak diragukan lagi, bahwa Hanyalah taubatannasuha yang dapat menerangi gelapnya kehidupan kita dari perbuatan maksiat.

(Bersambung)



0 komentar:

Posting Komentar

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com