Cari Blog Ini

Sabtu, 09 Desember 2017

Baik bermedsos

Sebenarnya dunia ini adalah sawah ladang akhirat. Setiap yang kita lakukan tertulis rapi dalam buku catatan amal. Semakin banyak catatan kebaikan, semakin besar peluang memanen kebaikan. Demikian juga sebaliknya.

Kawan-kawanku yang baik hati,
Sawah ladang kita terbentang begitu luasnya. Tuhan serahkan kepada kita untuk ditanami. Salah satu sawah ladang itu bernama media sosial.

Hari-hari ini media sosial semakin canggih dan berkembang. Kejadian hari ini bisa langsung kita lihat meskipun berada jauh ditempat kita tinggal. Facebook, Instagram, Tweeter, adalah beberapa media sosial yang cukup populer di Indonesia.

Unggah yang baik atau diam

Di media sosial, kita bisa menuliskan apa saja. Nasihat, tips, mengeluh, curhat, bahkan sampai mencaci maki. Betapa banyak pengguna medsos menumpahkan segala uneg-uneg, jualan, sumpah serapah di akun pribadinya. Sekali lagi bahwa semua akan tertulis rapi di buku catatan amal kita. Setiap yang kita unggah sebenarnya memiliki konsekwensi yang harus kita pertanggungjawabkan. Ada kalanya di dunia ini, dan ada kalanya ditangguhkan sampai akhirat.

Banyak sekali yang kemudian harus berurusan dengan pihak berwajib gara-gara unggahan yang menyalahi aturan. Maka dari itu, kita mesti paham tentang ini. Jika kita tidak bisa mengunggah hal-hal yang baik, alangkah baiknya jika menahan diri mengunggah yang tidak baik. Karena semua itu ada konsekwensi logis. Jika tidak di dunia, maka di akhirat akan ditagih. Unggah yang baik atau diam.

Kawan-kawanku yang baik hati,
Mari bijaksana dalam mengelola media sosial kita, jadikan lahan kebaikan, alat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan orang lain. Ingat, semua tercatat dengan rapi.

Gambar : Republika

0 komentar:

Posting Komentar

sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com